Selamat pagi .......!salam sejahtera untuk kita semua berikut: harapan-harapan rakyat bangsa indonesia untuk pemerintah terpilih menteri muhajir simak beritanya

Memiliki harapan yang besar agar kaum marginal tidak hanya dipandang sebelah mata adalah cita-cita dari seorang Ratemat Aboe (77).



Sejak tahun 2013 lalu pria yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang becak ini rela menyisihkan waktunya untuk memberikan bimbingan pelajaran pada anak-anak yang ada si sekitar tempat tinggalnya.

Ia pun memiliki harapan besar kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Kebudayaan yang baru saja dilantik, Muhadjir Effendy.

"Awalnya karena saya lihat cara mendidik tetangga saya kepada anaknya kok semena-mena. Setiap nyuruh anak belajar pasti harus dipukuli dulu lalu saya bilang ke tetangga saya itu, daripada anaknya dipukuli terus sudah sini saya yang ngajarin saja," ujar pria lulusan sekolah dasar pamong ini. 

Berbekal ijazah pamong ini dia mengajari anak- anak tetangganya dengan cara belajar yang didapatkannya dari sekolah dulu.

 "Jadi saya nyuruh mereka buat baca buku dulu baru saya beri mereka pertanyaan tentang buku yang mereka baca. Selain itu saya juga harus belajar dulu sebelum ngajarin mereka," ungkapnya. 

Saat ini jumlah anak didiknya sudah mencapai 40 orang. Pria yang tinggal di jalan Tanjungrejo 1 Kecamatan Sukun Kota Malang ini sekarang dalam memberikan bimbingan pelajaran dibantu oleh beberapa voulunteer yang berasal dari komunitas- komunitas yang peduli dengan kegiatannya.

"Ya dari komunitas itu saya jadi dikenal, selain itu saya juga merasa sangat terbantu. Dengan kehadiran mereka, akhirnya anak- anak yang kebanyakan dari keluarga pemulung prestasinya tak kalah membanggakan dengan anak- anak yang berduit," terang pria kelahiran Bone,Sulawesi Selatan.

Selain itu pria yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang becak ini memiliki harapan kepada Menteri Pendidikan yang baru agar lebih memperhatikan pendidikan kaum marginal.

Selain itu juga jangan hanya berfokus kepada pendidikan anak- anak yang ada di Pulau Jawa namun juga pendidikan dasar untuk anak- anak di daerah terluar Indonesia juga harus diperhatikan. 

"Karena saya dulu pernah menjadi pendamping transmigran jadi saya sedikit tahu tentang potret pendidikan di daerah-daerah," imbuhnya


Demikian atas segala perhatianya terima kasih.